Jumat, 04 Agustus 2023

Kenapa Kurikulum Harus Berubah?

Kenapa Kurikulum Harus Berubah?

Ada beberapa alasan mengapa kurikulum harus berubah:


  1. Perkembangan zaman: Kurikulum harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi agar siswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kehidupan sehari-hari.


  1. Persaingan global: Dalam era globalisasi, siswa harus siap bersaing dengan siswa dari negara lain. Kurikulum yang diperbarui dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di tingkat internasional.


  1. Perubahan dalam kebutuhan masyarakat: Kebutuhan masyarakat terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Kurikulum yang diperbarui dapat memastikan bahwa siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.


  1. Peningkatan kualitas pendidikan: Dengan mengubah kurikulum, pendidikan dapat ditingkatkan dengan memperkenalkan metode pengajaran yang lebih efektif dan relevan. Kurikulum yang diperbarui juga dapat membantu meningkatkan kualitas guru dan siswa.


  1. Pemenuhan standar pendidikan: Kurikulum harus memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga pendidikan. Jika ada perubahan dalam standar pendidikan, kurikulum harus disesuaikan agar siswa dapat memenuhi persyaratan tersebut.


  1. Pengembangan potensi siswa: Kurikulum yang diperbarui dapat membantu mengembangkan potensi siswa secara maksimal. Dengan memperkenalkan mata pelajaran yang beragam dan memperhatikan kebutuhan individu siswa, kurikulum dapat membantu siswa menemukan minat dan bakat mereka.


  1. Peningkatan relevansi pendidikan: Kurikulum yang diperbarui dapat membantu meningkatkan relevansi pendidikan dengan dunia nyata. Dengan memperkenalkan mata pelajaran yang lebih praktis dan terkait dengan kehidupan sehari-hari, siswa dapat melihat hubungan antara apa yang mereka pelajari di sekolah dengan kehidupan mereka di luar sekolah.


Dalam rangka memastikan bahwa kurikulum tetap relevan dan efektif, perubahan dan penyesuaian harus terus dilakukan.


Perubahan kurikulum juga dapat membantu mengatasi tantangan dan masalah yang mungkin muncul dalam sistem pendidikan saat ini. Misalnya, kurikulum yang diperbarui dapat membantu mengatasi kesenjangan dalam pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan, atau antara sekolah negeri dan swasta. Kurikulum yang diperbarui juga dapat membantu mengatasi masalah seperti tingkat putus sekolah yang tinggi atau rendahnya minat siswa dalam belajar.


Selain itu, perubahan kurikulum juga dapat membantu mengatasi masalah seperti kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, kurangnya keterampilan kritis dan kreatif, atau kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai sosial dan budaya. Dengan mengubah kurikulum, pendidikan dapat menjadi lebih inklusif, relevan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk berkembang.


Dalam mengubah kurikulum, penting untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti guru, siswa, orang tua, dan masyarakat. Melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan dapat membantu memastikan bahwa perubahan kurikulum mencerminkan kebutuhan dan harapan mereka.


Dalam kesimpulannya, perubahan kurikulum diperlukan untuk memastikan bahwa pendidikan tetap relevan, efektif, dan dapat memenuhi kebutuhan siswa dan masyarakat. Dengan mengikuti perkembangan zaman, memenuhi standar pendidikan, dan mengembangkan potensi siswa, kurikulum yang diperbarui dapat membantu menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk berkembang.



Pihak-pihak yang terlibat dalam perubahan kurikulum dapat meliputi:

  1. Pemerintah: Pemerintah memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan pendidikan dan merumuskan kurikulum nasional. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kurikulum memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.


  1. Lembaga pendidikan: Lembaga pendidikan, seperti sekolah dan universitas, juga terlibat dalam perubahan kurikulum. Mereka dapat memberikan masukan dan saran dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan masyarakat.


  1. Guru: Guru memiliki peran kunci dalam mengajar dan melaksanakan kurikulum. Mereka dapat memberikan masukan tentang keefektifan kurikulum saat ini dan memberikan saran untuk perubahan yang diperlukan. Guru juga dapat membantu dalam mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif dan relevan.


  1. Siswa: Siswa juga dapat terlibat dalam perubahan kurikulum melalui partisipasi dalam survei, diskusi, atau kelompok diskusi. Pendapat dan pengalaman siswa dapat membantu dalam merancang kurikulum yang lebih menarik dan relevan bagi mereka.


  1. Orang tua: Orang tua juga memiliki peran penting dalam perubahan kurikulum. Mereka dapat memberikan masukan tentang kebutuhan dan harapan mereka terhadap pendidikan anak-anak mereka. Orang tua juga dapat membantu dalam memantau dan mendukung implementasi kurikulum di rumah.


  1. Masyarakat: Masyarakat juga dapat terlibat dalam perubahan kurikulum melalui partisipasi dalam forum diskusi atau konsultasi publik. Mereka dapat memberikan masukan tentang kebutuhan dan harapan mereka terhadap pendidikan. Masyarakat juga dapat membantu dalam mempromosikan dan mendukung implementasi kurikulum di tingkat lokal.


Melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam perubahan kurikulum dapat membantu memastikan bahwa perubahan tersebut mencerminkan kebutuhan dan harapan semua pihak yang terlibat. Hal ini juga dapat meningkatkan penerimaan dan dukungan terhadap perubahan kurikulum, sehingga dapat berhasil diimplementasikan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi siswa dan masyarakat.


Dalam mengubah kurikulum, penting untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti guru, siswa, orang tua, dan masyarakat. Melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan dapat membantu memastikan bahwa perubahan kurikulum mencerminkan kebutuhan dan harapan mereka.


Dalam melakukan perubahan kurikulum, saya merasa antusias dan optimis. Saya percaya bahwa perubahan kurikulum dapat membawa perbaikan dan peningkatan dalam sistem pendidikan. Saya juga merasa bertanggung jawab untuk memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar bermanfaat bagi siswa dan masyarakat.


Saya menyadari bahwa perubahan kurikulum tidaklah mudah dan membutuhkan waktu serta upaya yang besar. Namun, saya yakin bahwa dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mendengarkan masukan mereka, perubahan kurikulum dapat dilakukan dengan baik dan memberikan hasil yang positif.


Saya juga menyadari bahwa perubahan kurikulum dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan tantangan bagi beberapa pihak. Namun, saya percaya bahwa dengan menjelaskan alasan dan manfaat perubahan tersebut secara jelas, serta memberikan dukungan dan bimbingan yang diperlukan, kita dapat mengatasi hambatan tersebut dan mencapai tujuan yang diinginkan.


Dalam melakukan perubahan kurikulum, saya berusaha untuk tetap terbuka terhadap masukan dan saran dari berbagai pihak. Saya percaya bahwa dengan bekerja sama dan saling mendukung, kita dapat menciptakan kurikulum yang lebih baik dan relevan bagi siswa dan masyarakat.


Secara keseluruhan, saya merasa bahwa perubahan kurikulum adalah langkah yang penting dan perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Saya berharap bahwa perubahan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata bagi siswa dan masyarakat, serta membantu menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan inklusif.




Setelah perubahan kurikulum, rencana yang akan saya lakukan adalah:


1. Memahami kurikulum baru: Saya akan mempelajari dengan seksama kurikulum baru yang telah diperbarui. Saya akan membaca pedoman dan materi yang terkait dengan kurikulum tersebut agar saya dapat memahami dengan baik apa yang diharapkan dari siswa dan bagaimana saya dapat mengajar dengan efektif.


2. Mengembangkan metode pengajaran yang sesuai: Saya akan mencari dan mengembangkan metode pengajaran yang sesuai dengan kurikulum baru. Saya akan mencari cara untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan relevan bagi siswa, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami dan menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh.


3. Mengikuti pelatihan dan workshop: Saya akan mencari pelatihan dan workshop yang berkaitan dengan kurikulum baru. Saya akan berusaha untuk terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan saya sebagai guru agar saya dapat mengajar dengan lebih baik sesuai dengan kurikulum yang diperbarui.


4. Melibatkan siswa dalam proses pembelajaran: Saya akan melibatkan siswa dalam proses pembelajaran dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kelas. Saya akan mendorong mereka untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan berkolaborasi dengan teman-teman mereka dalam memecahkan masalah dan memahami konsep yang diajarkan.


5. Memonitor perkembangan siswa: Saya akan memonitor perkembangan siswa secara teratur untuk memastikan bahwa mereka dapat mengikuti kurikulum dengan baik. Saya akan memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa dan memberikan bantuan tambahan jika diperlukan.


6. Berkomunikasi dengan orang tua: Saya akan berkomunikasi secara teratur dengan orang tua siswa untuk memberikan informasi tentang kurikulum baru dan perkembangan siswa. Saya akan menjelaskan tujuan dan manfaat dari perubahan kurikulum serta memberikan saran kepada orang tua tentang bagaimana mereka dapat mendukung pembelajaran anak-anak mereka di rumah.


7. Evaluasi dan penyesuaian: Saya akan terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum dan metode pengajaran yang saya gunakan. Jika ada kekurangan atau masalah yang muncul, saya akan mencari solusi dan melakukan penyesuaian yang diperlukan agar pembelajaran dapat berjalan dengan lebih baik.


Dalam melakukan rencana ini, saya akan berusaha untuk tetap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan. Saya akan terus belajar dan beradaptasi dengan kebutuhan siswa dan perkembangan pendidikan. Saya juga akan berusaha untuk terus berkomunikasi dan bekerja sama dengan rekan guru, orang tua, dan siswa untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang optimal.


Senin, 05 Juni 2023

Aplikasi Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) SMP 2023

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar Bapak/Ibu Guru Hebat, kali ini saya mencoba untuk berbagi Aplikasi Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) untuk SMP. 

Surat Keterangan Kelakuan Baik ( SKKB ) merupakan surat pernyataan yang dikeluarkan Sekolah bahwasanya seorang peserta didik berkelakuan baik selama belajar di Sekolah tersebut. SKKB biasanya dibutuhkan dan menjadi salah satu syarat ketika peserta didik lulus dari Sekolah bersangkutan dan hendak melanjutkan pendidikan di Sekolah lain dengan tingkat yang lebih tinggi. 

Menjelang berakhirnya Tahun Ajar 2022/2023 pihak sekolah tentunya harus mempersiapkan berbagai dokumen, salah satunya adalah untuk pembuatan SKKB peserta didik. Pembuatan Surat Keterangan Kelakuan Baik akan lebih mudah dengan aplikasi Cetak SKKB yang saya bagikan pada kesempatan kali ini. 


Aplikasi SKKB terbaru ini dapat memudahkan Bapak/Ibu Guru dalam pembuatan SKKB di Sekolah karena cara penggunaannya cukup memasukan data peserta didik secara keseluruhan yang ada di Sekolah kemudian secara otomatis SKKB terisi dengan data masing – masing peserta didik tersebut. Berbeda jika dilakukan dengan cara manual yang akan menghabiskan banyak waktu dan membutuhkan kesabaran. 

Selengkapnya Aplikasi Cetak SKKB 2023 secara gratis dapat diunduh pada link dibawah ini.

SKKB 2023

Menu dan data didalamnya juga dapat diedit dan disesuaikan dengan data Sekolah dan data siswa di Sekolah Bapak/Ibu.  Silahkan dimanfaatkan untuk mempermudah pembuatan SKKB peserta didik secara mudah dan otomatis. 

Semoga dapat bermanfaat. Salam Guru Hebat.

Wassalam.

Jumat, 26 Mei 2023

Contoh RPP Berdiferensiasi Matematika SMP Materi Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variable

 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                        : SMPN 10 Cibeber

Mata Pelajaran              : Matematika

Kelas/Semester             : VII / Ganjil

Materi Pokok                : Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variable

Alokasi Waktu              : 1 Pertemuan (3 x 40 menit)

 

A.     Kompetensi Dasar

3.6. Menjelaskan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dan penyelesaiannya

4.6. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel

B.      Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

3.6.1.        Menjelaskan Definisi Persamaan linear satu variable.

3.6.2.        Menentukan  nilai  variabel  dalam  persamaan  linear  satu variabel.

C.     Tujuan Pembelajaran

●        Melalui kegiatan mengamati video, peserta didik dapat menjelaskan pengertian persamaan linear satu variabel

●        Menentukan  nilai  variabel  dalam  persamaan  linear  satu variabel.

D.     Materi Pembelajaran

●        Persamaan linear satu variabel

●        Pengertian Persamaan linear satu variabel

●        Menentukan himpunan penyelesaian Persamaan linear satu variabel

E.      Media Pembelajaran

a.          Laptop

b.         LCD

c.          Power Point

d.         Internet

 

F.      Sumber Belajar

1. As’ari, Abdur Rahman, dkk.. (2016). Matematika Jilid I untuk SMP Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

2. 


https://youtu.be/JSMkMbBZHwU

. Modul

 

G.     Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan

Deskripsi Kegiatan

Pendahuluan

●       Memberikan salam, mengingatkan peserta didik untuk selalu menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

●       Mengadakan kesepakatan kelas untuk pembelajaran hari ini.

●       Melakukan ice breaking dengan ‘mengidentifikasi emosi’. 

●       Menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

●       Memberikan motivasi kepada peserta didik bahwa jika mereka mampu memahami konsep aljabar khususnya persamaan linear satu variabel dengan baik maka mereka akan mampu menerapkan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-harinya.

●       Memberikan apersepsi berupa pertanyaan arahan terkait kegiatan sehari-hari yang pernah mereka alami (pengalaman) peserta didik menyangkut konsep aljabar khususnya persamaan linear satu variabel.

Kegiatan Inti

•     Mencermati Video https://youtu.be/JSMkMbBZHwU (Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (Bagian - 1)) terkait contoh pernyataan dan kalimat terbuka dan peserta didik menyatakan pendapat atau pandangan mereka terkait hal menarik dari video yang disajikan.

•     Peserta didik menyatakan pendapat mereka terkait pernyataan dan kalimat terbuka.

•     Mencermati dua kelompok kalimat dimana kelompok 1 terdapat contoh kalimat yang merupakan pernyataan dan Kelompok ke-2 merupakan kalimat terbuka. Peserta didik menyatakan pendapatnya terkait kalimat  mana yang merupakan kalimat terbuka atau kalimat tertutup (pernyataan). 

•     Mendiskusikan Bersama kelompoknya pada Lembar Kegiatan Pembelajaran Peserta didik (LKPM) terkait penyelesaian masalah sehari-hari yang berkaitan dengan persamaan.

•     Memberikan link materi (video, audio, modul) kepada peserta didik untuk menambah referensi/literatur mereka terkait materi yang dibahas. (diferensiasi konten)

•     Memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih jenis materi yang mereka sukai.

 

Diferensiasi Proses:

•     Peserta didik yang sudah memahami konsep persamaan linear satu variabel, diminta mengerjakan soal pada LKPM. Guru menjadi fasilitator jika peserta didik mengalami kendala dengan memberikan pertanyaan arahan.

•     Peserta didik yang sudah memahami konsep persamaan linear satu variabel namun belum mampu menentukan himpunan penyelesaian, dipandu dengan memberikan contoh yang sudah disediakan terkait cara menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan persamaan linear satu variabel. Guru tetap menjadi fasilitator dengan memantau proses peserta didik dan memberikan pertanyaan arahan jika peserta didik mengalami kendala.

•     Peserta didik yang tidak memahami konsep persamaan linear satu variabel dan juga belum mampu memahami cara menentukan himpunan penyelesaian, diberikan pendalaman materi terkait persamaan.

•     Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyajikan hasil pekerjaan mereka terkait permasalahan persamaan yang diberikan, sementara peserta didik lain memberikan komentar/tanggapan, guru sebagai fasilitator dan mediator.

•     Guru memberikan konfirmasi terkait konsep persamaan.

•     Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyajikan hasil pekerjaan mereka pada LKPM, sementara peserta didik lain memberikan komentar/tanggapan, guru sebagai fasilitator dan mediator.

•     Guru memberikan konfirmasi terkait hasil pekerjaan peserta didik.

•     Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang masih belum dikuasai.

 

 

•     Meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam menyelesaikan persamaan linear satu variabel yang ditemui di sekitarnya, dengan memberikan penugasan untuk membuat suatu laporan. 

•     Memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk menentukan format laporannya (makalah, ppt, video, atau format lain yang sesuai dengan keterampilan dan minat mereka) laporan dibuat dengan kriteria yang jelas terkait apa saja yang harus dibahas dan ada pada laporan. (Diferensiasi produk)

•     Menyepakati batas waktu penyelesaian kegiatan (1 Minggu) 

Kegiatan Penutup

Peserta didik :

•     Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi persamaan yang baru dilakukan.

•     Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran persamaan yang baru diselesaikan.

•     Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Guru :

•     Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa untuk materi pelajaran Persamaan.

•     Peserta didik yang  selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat,  untuk penilaian tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran persamaan.

•     Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran persamaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

•     Menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam, serta mengingatkan peserta didik untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

 

H.     Penilaian Hasil Pembelajaran

1.       Teknik Penilaian (terlampir)

1)    Sikap

-        Penilaian Observasi

Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

No

Nama Siswa

Aspek Perilaku yang Dinilai

Jumlah Skor

Skor Sikap

Kode Nilai

BS

JJ

TJ

DS

1

…

75

75

50

75

275

68,75

C

2

…

...

...

...

...

...

...

...

Keterangan :

•   BS : Bekerja Sama

•   JJ : Jujur

•   TJ : Tanggun Jawab

•   DS : Disiplin

 

2)    Pengetahuan

-        Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)

-        Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan

-        Penugasan (Lihat Lampiran)

Tugas Rumah

a.  Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik

b.  Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan tugas rumah dengan baik

c.  Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.

 

3)    Keterampilan

-        Penilaian Unjuk Kerja

Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

 

 

2.       Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

a.       Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan.

CONTOH PROGRAM REMIDI

 

Sekolah                             :  ……………………………………………..

Kelas/Semester                  :  ……………………………………………..

Mata Pelajaran                  :  ……………………………………………..

PH Ke            :  ……………………………………………..

Tanggal PH                        :  ……………………………………………..

Bentuk PH      :  ……………………………………………..

Materi PH      :  ……………………………………………..

(KD / Indikator)                :  ……………………………………………..

KKM                                :  ……………………………………………..

 

No

Nama Peserta Didik

Nilai PH

Indikator yang Belum Dikuasai

Bentuk Tindakan Remedial

Nilai Setelah Remedial

Keterangan

1

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

 

 

b.      Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan.

 

 

 

                                                                                                   Cibeber, 06 November 2022

 

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                    Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

ZULFIAN YUSMANA, M.Pd                              ZULFIAN YUSMANA, M.Pd

NIP. 197909222009021002                                  NIP. 197909222009021002

 

Catatan Kepala Sekolah

........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

....................................................................................................................................................................

Kamis, 25 Mei 2023

Aplikasi Pengolahan Nilai Akhir Sekolah SMP dan SKL Tahun 2023

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua. Apa kabar guru-guru hebat seluruh Indonesia? Mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas pokok kita sebagai guru. 


Sekarang saya mencoba untuk membagikan kembali Aplikasi. Yakni Aplikasi Rata-rata Raport, dan Pengolahan Nilai Sumatif Akhir Jenjang dan Surat Keterangan Kelulusan untuk SMP tahun 2023. 

Aplikasi ini dibuat untuk membantu guru/wali kelas/TU dalam merekap nilai rapor secara komputerisasi dan Nilai Asesmen Akhir Jenjang SMP, sehingga pada akhirnya langsung dapat mencetak surat keterangan lulusan (SKL) tanpa ribet.

JIka ingin menggunakannya, silahkan Unduh Di Sini

Demikianlah apa yang saya bagikan hari ini semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.